Home Romance Sikap Buruk Dalam Hubungan Yang Perlu Diperbaiki Agar Tetap Harmonis

Sikap Buruk Dalam Hubungan Yang Perlu Diperbaiki Agar Tetap Harmonis

Manfaat.co – Setiap orang tentunya memiliki sikap yang berbeda-beda, tapi perlu kamu ingat kalau ada beberapa sikap buruk dalam hubungan yang sebaiknya tidak kamu lakukan karena bisa berujung toxic. Saat mendapatkan hati pasangan kamu mungkin terbilang tidak mudah, tapi  nyatanya mempertahankan hubungan lebih sulit dibandingkan mendapatkan hatinya, untuk memperjuangan hubungan perlu kerjasama dan komitmen di antara kamu dan pasangan. Siakp-sikap buruk dalam diri kamu atau pasangan sebaiknya dihindari agar hubungan bisa tetap harmonis dan terhindar dari keributan. Berikut ini beberapa sikap buruk yang sebaiknya kamu hindari.

Sikap Buruk Dalam Hubungan Yang Membuat Hubungan Jadi ToxicSikap-buruk-dalam-hubungan

  1. Menuduhnya Berbuat Macam-Macam Saat Tidak Ada Kabar
    Ketika pasangan kamu tidak ada kabar seharian pastinya muncul perasaan bertanya-tanya kemana perginya pasangan kita. Terlebih lagi mungkin kalian berdua memiliki kesibukan masing-masing, sehingga tidak mungkin untuk selalu bersama-sama setiap saat dan tidak bisa juga pasangan kamu untuk selalu memberi kabar setiap menit. Kalau sudah gak ada kabar seharian alhasil kamu terus-terusan menelpon dan mengirim pesan, tidak jarang juga pikiran kamu dipenuhi tuduhan negatif pada pasangan kamu. mulai dari dia sengaja menghindari mu, hingga tudingan kalau pasanganmu sedang bertemu dengan lawan jenis yang lainnya. Sebaiknya sikap menuduh seperti ini dihilangkan karena belum tentu terbukti kebenarannya, jika kamu sudah menghakimi secara sepihak wajar saja kalau pasangan kamu langsung marah dengan tuduhan tersebut.

  2. Menuntut Pacar Berubah Jadi Seperti Yang Kamu Inginkan
    Sikap buruk dalam hubungan yang selanjutnya harus kamu hindari yaitu menuntut pacar berubah jadi seperti yang kamu inginkan. Setiap orang tentunya memiliki kriteria pasangan ideal baginya, begitu juga dengan kamu tapi jika orang yang menjadi kekasihmu sekarang belum bisa memenuhi semua kriteria tersebut kamu tidak boleh protes. Lagi pula kamu bisa jadian dengannya juga karena memang sama-sama mau bukan? Rasanya kurang bijak jika akhirnya kamu malah menuntut pacar kamu untuk berubah agar menjadi apa yang kamu inginkan, padahal pacarmu sudah jelas-jelas tidak nyaman dengan peruabahan tersebut, masa harus dipaksa? Alih-alih nurut justru ia akan memberontak dan terpaksa berpaling dari kamu.

  3. Tidak Menghargai Pengorbanan Dia
    Yang selanjutnya yaitu tidak menghargai pengorbanan pasangan kamu, berkorban demi seseorang yang kamu cintai adalah hal yang lumrah dan dilakukan oleh setiap orang. Hal ini juga pasti ditunjukan oleh pasangan kamu selama ini, tidak hanya mengorbankan tenaganya saja, tidak jarang dia juga rela meluangkan waktu, pikiran dan materinya untuknya. Tapi sayangnya kebaikan yang dia lakukan ini tidak mendapatkan apresiasi yang semestinya dari kamu, bahkan kamu menuduh dia tidak pernah berbuat apa-apa untuk kamu? Dengan sikap seperti ini justru akan memperburuk suasana dan pasangan kamu akan kesal denganmu. Sekarang mungkin pacar kamu masih bersabar dengan sikapmu tapi bagaimana kedepannya kalau ia lelah dengan sikapmu yang tidak pernah menghargai semua pengorbananya? Ingat sekecil apapun itu kebaikan yang ia lakukan itu juga pernah membantumu.

  4. Sama Sekali Tidak Menghormati Privasinya
    Sikap buruk dalam hubungan yang selanjutnya harus kamu hindari yaitu tidak menghormati privasi pasangan kamu.  Walaupun kamu sudah menjalin hubunngan asmara selama mungkin bukan berarti kamu bisa bertindak seenaknya, apalagi sampai kamu menganggu privasi pasangan kamu. Misalnya sepeti diam-diam melihat isi pesan ponsep pasangan dan menanyakan kehidupan tentang pribadi keluargnya, mungkin beberapa orang tidak masalah dengan hal itu, tapi beberapa orang juga merasa tidak suka diganggu pribadinya. Kalau pacar kamu merupakan tipe orang yang tidak suka diganggu privasinya, sebaiknya jaga sikap.

  5. Menyelesaikan Masalah Dengan  Emosi
    Yang selanjutnya sebaiknya hindari menyelesaikan masalah dengan emosi, setiap hubungan memang tidak selalu mulus. Tapi menyelesaikan masalah dengan emosi juga bukan merupakan solusi yang tepat, perdebatan yang disertai dengan emosi justru akan membuat masing-masing dari kamu makin emosi. Jadi sebaiknya tahan untuk menggunakan emosi, kalau masih bisa menggunakan kepala dingin lebih baik selesaikan dengan secara dewasa. Kalau salah satu tidak bisa bersikap dewasa, maka salah satu dari kalian harus ada yang mengalah.

 

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments