Penyakit Rematik: Gejala Penyebab dan Pencegahan

By Categories : Tips Kecantikan

Apa gejala dan penyebab rematik? ketahui juga cara pencegahannya. Penyakit rematik sepertinya sudah akrab ditelinga kita, tidak sedikit orang terjangkit penyakit ini. Penyakit rematik adalah sekumpulan jenis penyakit yang dapat menyerang bagian-bagian organ tubuh serta jaringan tubuh seperti tulang, otot, sendi dan bagian tubuh kita yang lainya salah satu diantaranya yaitu darah.

Penyebab terjadinya penyakit rematik

Penyebab terjangkitnya penyakit rematik dapat disebabkan oleh beberapa faktor, seperti diantaranya berat badan yang berlebih (obesitas) atau juga dapat disebabkan adanya peradangan. Peradangan ini dapat terjadi dikarenakan terlalu banyaknya produksi metabolisme purin didalam persendian yang tertimbun.

Penyakit Rematik

Gejala Penyakit Rematik

Adapun gejala yang ditimbulkan pada seseorang yang terjangkit penyakit rematik, diantaranya sebagai berikut.

• Gejala awal terjangkitnya penyakit ini akan terasa demam.
• Pada seseorang yang terkjangkit penyakit ini jika melakukan aktifitas tubuhnya akan mudah merasa lemah.
• Akan terasa nyeri yang terjadi disekitar tubuh setelah melakukan aktifitas meskipun aktifitas yang dilakukan tidak berat.
• Tubuh akan mudah lelah walaupun tidak melakukan aktifitas apapun.
• Pada sebagian orang akan terjadi penurunan nafsu makan sehingga berdampak pada berkurangnya berat badan.
• Terjadinya pembengkakan pada sendi.

Kenali sejak dini cara mendiagnosa penyakit ini!

Karena jenis penyakit rematik beragam serta gejala yang ditimbulkannya pun hampir mirip satu dengan yang lainya, hal ini berdampak pada sulitnya menentukan diagnosa yang akurat. Maka disarankan untuk melakukan pemeriksaan laboraturium yang disertai dengan melihat gejala klinik, hal ini berfungsi untuk membedakan golongan jenis rematik dan mengamati aktifitas dari penyakit ini. Jika terjangkit penyakit ini maka anda bisa melakukan serangkaian pemeriksaan laboratorium, diantaranya sebagai berikut.

• Melakukan pemeriksaan antistreptolysin (ASTO)
• Melakukan pemeriksaan C-Reaktive Protein (CRP)
• Melakukan pemeriksaan Rheumatoid Factori (RF)
• Melakukan anti CCP
• Melakukan pemeriksaan asam urat
• Melakukan Antinuclear Antibodies (ANA)
• Melakukan LE Test
• Melakukan HLA
• Komplemen C3 dan C4

Hal ini dilakukan untuk mengetahui jenis penyakit rematik apa yang menyerang tubuh kita maka konsultasikan terlebih dulu pada dokter spesialis.

Sponsored links

Hal yang perlu dilakukan untuk mengobati rematik diantaranya, sebagai berikut;

• Kompres dengan menggunakan air hangat

Kenapa harus air hangat ini karena air hangat dapat meringankan rasa nyeri dengan membantu mengendorkan jaringan-janringan ikat, otot-otot dan tendon yang mengelilingi sendi. Caranya anda dapat melakukan terapi seperti mengompres dengan menggunakan handuk yang dibasahi air hangat selama 10 sampai 15 menit, lakukan perawatan ini secara rutin dan teratur minimal 2 kali sehari.

• Berikan sedikit suhu dingin

Setelah dilakukan pengompresan dengan air hangat dapat dilanjutkan dengan pengompresan dengan menggunakan air es yang dimasukan kedalam kantong es yang bisa anda peroleh diapotek. Lakukan cara terapi selama 10 sampai 15 menit secara bergantian dengan bergantian dengan pengompresan air hangat, hal ini bertujuan untuk meringankan dan mengatasi rasa nyeri yang berlebih.

• Lakukan istirahat yang cukup.

Cara pencegahan penyakit rematik, diantaranya yaitu:

• Menerapkan pola hidup sehat setiap hari
• Mengkomsumsi makanan sehat yang rendah kalori
• Jalani olahraga secara rutin setiap hari

Jika anda mengalami ciri dari gejala penyakit tersebut, segeralah periksakan serta konsultasi kepada dokter spesialis. Hal ini dikarenakan jika dibiarkan terlalu lama dapat mengakibatkan cacat pada persendian, mengakibatkan kelumpuhan pada organ tubuh dan bahkan dapat berakibat pada kematian.

Nah, itulah sedikit informasi mengenai penyakit rematik. Semoga informasi ini dapat bermanfaat dan menambah pengetahauan anda.

Artikel Terkait

advertisement
loading...
Komentar via FB

Berikan Komentar

Informasi di situs ini adalah untuk tujuan pengetahuan saja. Konsultasikan dengan dokter untuk masalah kesehatan.