Penyakit Jantung Koroner

By Categories : Info Penyakit

Pernah mendengar penyakit jantung koroner? Tentu tidak asing lagi bukan ketahui gejala, penyebab, pencegahannya. Penyakit jantung koroner merupakan suatu jenis penyakit yang timbul karena adanya pnyempitan pada pembuluh darah yang berfungsi untuk memasok oksigen keotak. Hal ini bisa terjadi karena adanya plak pada saluran arteri. Terbentuknya plak disertai perpaduan pradisposisi genetic dan gaya hidup. Penyakit ini bisa menyerang siapa saja tanpa yang meliputi semua usia atau semua jenis kelamin.

Penyebab jantung koroner

Pada awalnya penyakit ini disebabkan oleh penumpukan lemak pada dinding pembuluh darah jantung (pembuluh koroner). Lama kelamaan akan berakibat pada ganguan serius seperti penimbunan jaringan ikat, perkapuran, pembekuan darah yang bisa menghambat aliran darah ke jantung. Jika aliran darah kejantung mengalami pengurangan tentu saja otot jantung pun secara otomatis mengalami kekurangan darah. Hal ini bisa menimbulkan gangguan pada organ lain dengan gejala yang lebih parah seperti nyeri pada dada sampai infrak jantung.

jantung koronerHal ini bisa dipicu oleh kebiasaan-kebiasaan penyebab penyakit jantung koroner, seperti:

• Obesitas
• Orang yang terkana diabetes
• Merokok
• Mengkomsumsi minuman berakohol atau bersoda
• Kolesterol
• Strees
• Sleep apnea
• Sindrom metabolic
• Hipertensi
• Faktor keturunan atau genetic
• Penumpukan lemak dibagian pinggang
• Penyakit ginjal akut
• Kurang bergerak atau olahraga

Gejala penyakit jantung

Gejala penyakit ini sering kali tidak diketahui tandanya, adanya kematian mendadak pada seseorang, namun 60% penderita jantung koroner merasakan adanya gejala terlebih dulu seperti dada serasa ditekan-tekan.

Gejala yang terjadi pada orang Indonesia berbeda dengan Negara barat. Untuk ornag Indonesia, gejala yang dirasakan mirip dengan gejala masuk angin seperti sakit pada ulu hati, perut kembung tapi disertai dengan lemahnya denyut nadi, cepat dan banyaknya keringat. Sedangkan di Negara barat, gejala ini terjadi terasa lebih nyeri dibagian dada yang kemudian mengjalar kelengan dan leher. 30% warga Indonesia yang mengalami keluhan sperti masuk, setelah diperiksakan ke dokter positif menderita jantung koroner.

Sponsored links

Perbedaan ini terkait dengan pembuluh darah yang terganggu. Pada orang Indonesia banyak terjadi penyempitan pembuluh darah koroner diarteri LAD. Pembuluh darah ini menuju kedepan dan ke bawah jantung yang rasanya sepereti msauk angin. Adapun gejala umum yang ditunjukan jantung koroner, sebagai berikut:

• Nyeri pada dada seperti diremas-remas atau disebut dengan angina.
• Rasa terbakar pada dada
• Perasaan mual
• Sering pusing
• Sesak nafas pada dada
• Mati rasa dibagian dada
• Detak jantung tidak teratur ataupun menjadi cepat

Pencegahan penyakit jantung koroner

Penumpukan plak pada dinding pembuluh darah memerlukan waktu yang lama, maka tidak ada salah untuk mengontrol plak tersebut agar terhindar dari penyakit jantung dengan melakukan pemeriksaan pada dokter spesialis.
Adapun usaha-usaha yang dilakukan agar terhindar dari penyakit jantung koroner, sebagai berikut;

• Rajin memeriksaan tekanan darah seara teratur.
• Hindari merokok.
• Cek kadar gula pada darah untuk terhindarkan dari diabetes.
• Lakukan diet rendah kolesterol dan lemak jenuh.
• Hindari kegemukan.
• Hindari hal yang bisa membuat anda strees.
• Rutin berolah raga.
• Cek kedokter secara teratur.

Pola hidup yang sehat, pola makan yang seimbang serta olah raga secara teratur merupakan cara agar terhindar dari penyakit jantung koroner!

Artikel Terkait

advertisement
loading...
Komentar via FB

Berikan Komentar

Informasi di situs ini adalah untuk tujuan pengetahuan saja. Konsultasikan dengan dokter untuk masalah kesehatan.