Penyebab Penyakit Asam Urat | Makanan Untuk Penderita Asam Urat

By Categories : Info Penyakit

Apa penyebab penyakit asam urat? Ketahui makanan untuk penderita asam urat! faktor pemicu dan langkah untuk membantu menyembuhkan asam urat ini.

Apakah anda tahu, apa itu penyakit asam urat?

Dijaman sekarang ini banyak beredar mitos bahwa jika timbul rasa nyeri pada persendian, itu merupakan jenis penyakit asam urat. Namun hal ini perlu diluruskan, karena tidak selalu timbul rasa nyeri pada persendian disebabkan oleh asam urat.

Penyakit rematik itu banyak sekali jenisnya. Nyeri pada persendian atau mengalami pembengkakan pada persendian itu merupakan jenis penyakit asam urat. Untuk memastikan kebenarannya harus dilakukan pemeriksaan lebih teliti dilaboratorium.

Penyebab Penyakit Asam Urat

Penyakit asam urat adalah penyakit yang disebabkan dari konsumsi zat purin yang berlebihan, sehingga zat purin diolah oleh tubuh menjadi asam urat. Akan tetapi, perlu anda ketahui bahwa jika kadar asam urat terlalu berlebihan, maka organ ginjal di dalam tubuh tidak akan mampu mengeluarkannya dan dapat membentuk Kristal yang menumpuk pada persendian. Apabila hal ini terjadi, maka akan mengakibatkan persendian terasa nyeri, bengkak dan bahkan meradang.

Asam urat merupakan suatu penyakit dari sisa metabolisme zat purin yang dihasilkan dari sisa makanan yang kita konsumsi sehari-hari, sedangkan zat purin dihasilkan dari bahan makanan yang berasal dari mahluk hidup yang dapat berpindah kedalam tubuh kita.

Sponsored links

Asam urat merupakan salah satu jenis penyakit artritis yang sangat menyakitkan, penyakit ini disebabkan oleh karena adanya penumpukan kristal pada persendian yang diakibatkan oleh kadar asam urat yang berlebih di dalam tubuh. Bagian persendian yang sering terserang asam urat pada umumnya yaitu di sekitar dengkul, lutut, tumit, jari kaki, jari tangan, pergelangan tangan, dan siku. Selain menimbulkan rasa yang sangat menyakitkan, penyakit asam urat juga dapat menimbulkan rasa panas, kaku, meradang dan bahkan dapat menyebabkan pembangkakan pada persendian.

Jadi, penyakit asam urat merupakan hasil dari metabolisme di dalam tubuh yang tidak boleh memiliki kadar berlebih. Setiap manusia memiliki kadar asam urat, namun bagi yang memiliki metabolisme tubuh normal kadar yang dihasilkan pun tidak akan berlebihan. Kadar asam urat berlebih dapat dipicu oleh faktor makanan dan kandungan senyawa lain yang memiliki kandungan purin yang cukup tinggi. Tubuh kita telah menyediakan sekitar 85% senyawa purin untuk kebutuhan tubuh setiap harinya, artinya makanan hanya memiliki kandungan senyawa purin sekitar 15% saja.

Namun sangat disayangkan, masih banyak masyarakat yang tidak mengetahui secara luas akan kandungan nutrisi di dalam makanan, sehingga banyak orang yang menyamaratakan jenis makanan dan mengkonsumsi berbagai jenis makanan yang mereka suka tanpa mempertimbangkan efek dari mengkonsumsi makanan tersebut. Jenis makanan yang memiliki kandungan purin paling banyak yaitu terkandung didalam jenis produk makanan hewani, jenis makanan ini tidak cocok bagi orang-orang tertentu yaitu orang yang memiliki riwayat asam urat. Jika seseorang yang memiliki riwayat asam urat mengkonsumsi jenis makanan ini, maka kandungan purin di dalam tubuhnya dapat melebihi batas normal.

Makanan Untuk Penderita Asam Urat

Aneka jenis makanan pantangan asam urat (Makanan yang harus dihindari Oleh penderita asam urat), diantaranya yaitu :

  • Jeroan
  • Makanan laut/seafoodPenyakit asam urat
  • Daging olahan seperti abon dan dendeng
  • Makanan kaleng seperti sarden atau kornet sapi
  • Daging kambing, daging sapi, daging kuda, bebek, angsa dan kalkun
  • Kacang-kacangan sepertikacang hijau, kacang kedelai dan olahannya seperti tempe, tauco, oncom, susu kedelai dan olahan kedelai lainnya. Tauge, melinjo atau emping.
  • Aneka cayuran seperti kangkung, bayam, kembang kol, asparagus, buncis, jamur kuping, daun singkong, daun papaya dan sayuran hijau lainnya.
  • Keju, telur, eskrim, kaldu kental dan santan kelapa.
  • Aneka buah seperti durian, nanas dan air kelapa.
  • Makanan yang digoreng
  • Makanan yang memiliki kandungan protein dan lemak tinggi.

Aneka jenis makan yang baik dikonsumsi bagi penderita asam urat, diantaranya yaitu :

  • Konsumsilah aneka makanan yang memiliki kandungan potassium tinggi seperti tomat, pisang, kentang dan yogurt.
  • Konsumsi aneka buah-buahan yang kaya akan kandungan vitamin C nya seperti buah jeruk, papaya dan strawberry.
  • Konsumsi aneka buah dan sayur yang dapat membantu dalam mengobati penyakit asam urat sepert buah naga, belimbing wuluh, jahe, labu kuning, sawi hijau, sawi putih, serai dan tomat.
  • Perbanyak mengkonsumsi makanan yang memiliki kandungan karbohidrat kompleks seperti nasi, singkong, roti dan ubi.

Berikut ini beberapa langkah untuk membantu menyembuhkan penyakit asam urat, diantaranya yaitu :

  • Menerapkan pola hidup sehat dengan mengkonsumsi makanan yang baik untuk penderita asam urat dan menjauhi mengkonsumsi makanan yang sangat di pantang seperti yang telah di jelaskan diatas.
  • Sering memeriksakan diri ke dokter secara rutin dan berkala sesuai rujukan dokter.
  • Rajin dan rutin olahraga ringan seperti jalan kaki, bersepeda atau senam.
  • Mengkonsumsi susu yang khusus direkomendasikan bagi penderita asam urat.
  • Selalu berpikir positif dan hindari stress
  • Berdo`a merupakan hal penting yang harus dilakukan, karena manusia hanya bisa berusaha dan kesehatan hanya milik alloh tuhan yang maha kuasa.

Faktor pemicu penyakit asam urat, diantaranya yaitu :

  • Pola makan dan hidup tidak sehat
  • Kondisi medis seperti tekanan darah tinggi
  • Penggunaan obat-obatan dalam jangka panjang yang tidak menurut anjuran dan rekomendasi dari dokter ahli.
  • Faktor genetik atau keturunan.

Itulah penjelasan mengenai penyebab penyakit asam urat dan makanan untuk penderita asam urat, semoga apa yang telah saya jelaskan diatas dapat bermanfaat dan menambah pengetahuan anda semua.

Artikel Terkait

advertisement
loading...
Komentar via FB

Berikan Komentar

Informasi di situs ini adalah untuk tujuan pengetahuan saja. Konsultasikan dengan dokter untuk masalah kesehatan.