Jenis-Jenis Penyakit Jantung dan Stroke

By Categories : Info Penyakit

Ketahui jenis-jenis penyakit jantung dan stroke yang dapat menambah pengetahuan kita tentang jenis dari penyakit ini. Kita semua tahu banwa penyakit jangtung memang sangat ditakuti oleh manusia karena penyakit ini sangatlah mematikan dan tidak sedikit orang yang meninggal akibat serangan jantung mendadak. Selain itu penyakit stroke juga menjadi ancaman yang harus kita waspadai. Stroke biasanya menyerang usia 40 tahun keatas walaupun tidak menutup kemungkinan usia dibawahnya dapat terserang penyakit stroke ini.

Untuk lebih jelas mengenai ke dua jenis penyakit ini mari kita simak info berikut!

jenis penyakit jantung

Jenis Jenis Penyakit Jantung

Selai dari jenis penyakit jantung koroner dan serangan jantung, masih ada beberapa gangguan kesehatan yang dapat terjadi pada organ jantung, diantaranya yaitu :

  • Gagal Jantung

Gagal jantung atau Heart Failure merupakan salah satu jenis penyakit jantung yang paling ditakuti oleh semua orang. pada umumnya penyakit ini dapat menyebabkan jantung tidak dapat berdetak dengan normal atau tidak berdetak dengan semestinya.

  • Pericarditis

Merupakan suatu jenis penyakit yang dapat menyerang lapisan jantung yang biasanya disebabkan oleh infeksi, tetapi jenis penyakit ini masih sangat jarang ditemukan.

  • Irama Jantung Abnormal

Pada umumnya, jantung yang normal akan berdetak sebanyak 60-100 kali per menit atau sekitar 100,000 kali dalam sehari. Jantung yang tidak normal disebut dengan arryhytmia atau disebut juga dengan dysrhythmia.  Jantung yang berdetak lambat disebut dengan bradyarrhythmias, berdetak sangat lambat kurang dari 60 kali per menit. Sedangkan jantung yang berdetak sangat cepat disebut dengan tachyarrhytmias dengan detak jantung 100 kali per menit.

  • Heart Valve Disease

Jenis penyakit ini merupakan jenis penyakit jantung yang disebabkan oleh karena adanya gangguan pada orga jantung akibat katup jantung mengalami kerusakan. Katup jantung merupakan bagian dari organ jantung yang dapat berfungsi untuk mengatur sirkulasi darah yang dapat masuk searah menuju jantung.

Sponsored links

  • Cardiomyopathies

Merupakan jenis penyakit yang dapat menyerang bagian otot jantung itu sendiri yaitu dengan adanya pembesaran atau pengecilan pada jantung secra tidak biasa atau tidak normal dan bahkan dapat menjadi. Maka sebagai akibatnya, organ jantung akan menjadi lemah dan tidak dapat berfungsi dengan baik sebagaimana mestinya, jika tidak segera mendapatkan penanganan lebih lanjut dapat mengakibatkan terjadi gagal jantung atau detak jantung tidak akan normal.

  • Congenitas Heart Disease

Pada umumnya jenis gangguan ini sering menyerang anak kecil dan gangguan ini sering dikenal dengan kelainan pada jantung. Menurut dari hasil penelitian yang telah dilakukan menunjukan bahwa, 8-10 orang dari sekitar 1000 kelahiran dapat beresiko terserang gangguan ini. Gangguan ini dapat menimbulkan gejala pada saat kelahiran atau pada masa kanak-kanak.

jenis penyakit stroke

Penyakit stroke terbagi menjadi dua jenis

Diantaranya yaitu :

  1. Ischemic Stroke

Jenis penyakit stroke yang satu ini merupakan jenis penyakit yang sering terjadi di kalangan masyarakat umum. Jenis stroke ischemic ini dapat terjadi karena disebabkan oleh terjadinya penyumbatan pembuluh darah yang menuju ke otak. faktor utama terjadinya penyakit stroke ini dapat disebabkan oleh karena faktor aterosklerosis. Aterosklerosis merupakan kondisi dimana telah terjadi pembekuan dan penyempitan yang terjadi pada pembuluh darah yang disebabkan karena penumpukan zat lemak di dinding pembuluh darah. Penyempitan pembuluh darah ini yang menuju sel-sel otak dapat menyebabkan berkurangnya pasokan oksigen dan nutrisi yang dibawa oleh darah menuju otak. Selain itu, tumpukan lemak yang terdapat pada dinding pembuluh darah tersebut dapat terlepas dengan membentuk gumpalan-gumpalan kecil yang dimana pada suatu saat dapat menyebabkan terjadinya penyumbatan aliran darah yang menuju otak.

  1. Haemorrhagic Stroke

Jenis penyakit stroke yang kedua ini disebabkan oleh karena pecahnya pembuluh darah di dalam otak, sehingga dapat menyebabkan terjadinya perdarahan di otak. Biasanya penyakit stroke ini dapat terjadi pada seseorang yang memiliki tekanan darah terlalu tinggi, sehingga menyebabkan pembuluh darah pecah. Menurut dari hasil riset yang ditemukan bahwa, 70% penderita haemorrhagic stroke terjadi pada seseorang yang memiliki riwayat tekanan darah tinggi (Hipertensi). Hipertensi dapat menyebabkan terjadinya tekanan yang sangat besar pada dinding pembuluh darah, sehingga dinding pembuluh darah menjadi lemah dan tak mampu lagi untuk menahan yang akhirnya menyebabkan pembuluh darah pecah. Pada kasus seperti ini biasanya terjadi pecahnya pembuluh darah disebabkan oleh melonjaknya tekanan darah yang secara tiba-tiba, hal ini dapat disebabkan oleh faktor-faktor tertentu seperti faktor makanan ataupun emosional.

Akibat dari pecahnya pembuluh darah di otak dapat menyebabkan sel-sel otak mengalami kekurangan pasokan oksigen dan nutrisi yang dibawa melalui pembuluh darah, sehingga dapat menyebabkan sel-sel otak kekurangan nutrisi dan akhirnya mati. Pecahnya pembuluh darah ini juga dapat menyebabkan darah menyembur ke bagian otak lain disekitarnya, sehingga dapat menyebabkan sel otak yang lainnya mengalami kerusakan. Walaupun jenis stroke ini lebih jarang dari jenis ischemic stroke yang hanya sekitar 20% saja, tetapi haemorrhagic stroke lebih berbahaya dan serius dibandingkan dengan jenis ischemic stroke.

Artikel Terkait

advertisement
loading...
Komentar via FB

Berikan Komentar

Informasi di situs ini adalah untuk tujuan pengetahuan saja. Konsultasikan dengan dokter untuk masalah kesehatan.