Jenis-jenis Penyakit Diabetes Melitus

By Categories : Info Penyakit

Ketahui jenis-jenis penyakit diabetes militus untuk menambah pengetahuan Anda dalam info penyakit yang siapa tahu dapat bermanfaat bagi kita semua. terdapat tiga jenis diabetes yang akan dibahas dalam artikel berikut ini yaitu diabetes melitus tipe 1, diabetes militus tipe 2 dan GDM (Gestational Diabetes Melitus).  Pada ketiga jenis tipe tersebut dibedakan beradasarkan ketergantungan pada produksi insulin yang dihasilkan sel beta pankreas didalam tubuh, untuk lebih jelasnya mari simak pembahasan berikut ini.

Penyakit diabetes melitus terbagi menjadi 3 jenis

Jenis-jenis tipe diabetes

Diantaranya yaitu :

  1. Diabetes melitus tipe 1

Seseorang yang mengidap penyakit diabetes tipe 1 lebih dikenal sebagai penyakit diabetes yang tergantung pada produksi insulin. Penyakit tipe ini dapat berkembang dengan sangat cepat jika sel-sel beta pankreas di dalam tubuh memproduksi insulin dalam jumlah yang sangat sedikit atau bahkan insulin tidak diproduksi oleh pankreas sama sekali. Jenis penyakit ini pada umumnya sering terjadi pada orang yang usianya dibawah 40 tahun dan bahkan dapat terjadi pada anak-anak.

Para ilmuan meyakini bahwa penyakit ini dapat terjadi karena di sebabkan oleh faktor lingkungan, misalnya jika pada anak-anak atau dewasa awal mengalami kekurangan asupan gizi yang dapat merusak sistem kekebalan pada sel beta pankreas atau juga dapap disebabkan oleh infeksi virus.

Hingga saat ini, jenis penyakit ini tidak dapat dicegah. Hal ini dikarenakan, penyebab penyakit ini bukan disebabkan oleh karena faktor pola makan yang tidak sehat, tetapi disebabkan oleh karena adanya kesalahan reaksi autoimunitas yang dapat menyebabkan terjadinya kerusakan atau hancurnya sel beta pankreas. Pemicu terjadinya reaksi tersebut dapat disebabkan oleh karena adanya infeksi pada tubuh.

Melakukan aktivitas olahraga ataupun diet tidak dapat mengobati ataupun mencegah penyakit diabetes tipe ini. Pada umumnya, seseorang yang menderita penyakit ini memiliki kondisi dan berat tubuh yang baik pada awal terjangkit. Selain itu, pada tahap awal mengidap penyakit diabetes tipe ini memiliki sensitivitas atau respon tubuh terhadap insulin masih dalam kondisi normal.

Sponsored links

Dengan demikian, seseorang yang mengidap penyakit diabetes melitus tipe ini sangat disarankan untuk dirawat dengan menyuntikan insulin dan sangat dianjurkan untuk menjalankan program diet khusus diabetes serta selalu mengontrol kadar gula dalam darah dengan menggunakan alat pengontrol gula darah. Pada umumnya, 5 sampai 10% penderita diabetes dapat mengalami penyakit diabetes tipe ini.

 

  1. Diabetes tipe 2

Jenis penyakit diabetes tipe ini merupakan jenis penyakit diabetes yang tidak tergantung pada insulin. Penyakit diabetes melitus ini dapat berkembang pada saat tubuh penderita masih menghasilkan insulin, tetapi insulin yang diproduksi tidak mencukupi atau insulin yang diproduksi tidak dapat berfungsi sebagai mana mestinya. Seseorang yang menderita penyakit diabetes, 90 sampai 95% dapat tergolong kedalan jenis penyakit diabetes tipe 2. Perawatan yang harus dilakukan yaitu penderita harus mendapatkan perawatan rumah sakit dengan menerapkan pola makan, latihan dan melakukan upaya penyuntikan insulin agar dapat mencapai kadar gula serta tekanan darah sehingga dapat kembali normal.

 

  1. GDM

GDM (Gestational Diabetes Melitus) penyakit ini dapat disebabkan oleh adanya kombinasi dari hasil kemampuan reaksi pengeluaran insulin yang tidak mencukupi kebutuhan tubuh, seperti hal nya pada penyakit diabetes tipe 2 di dalam beberapa kesaksian. Penyalit diabetes melitus tipe 2 ini pada umumnya sering terjadi pada wanita hamil, tetapi penyakit ini akan sembuh dengan sendirinya pada saat setelah melahirkan. Penyakit GDM ini kemungkinan besar dapat mempengaruhi kesehatan janin dan kesehatn ibu hamil, serta 20 sampai 50% wanita yang menderita penyakit ini dapat bertahan hidup.

Penyakit GDM sering terjadi 2-5%pada saat terjadi kehamilan, penyakit ini bersifat temporer dan dapat menyebabkan terjadinya gangguan kehamilan, bahkan dapat menyebabkan terjadinya makrosomia (kelahiran yang tinggi menimbang. Selain itu dapat menyebabkan janin mengalami cacat lahir dan dapat menyebabkan penyakit jantung bawaan.

Penderita penyakit GDM pada saat kehamilan dapat beralih menjadi diabetes tipe 2, kemungkinan sekitar 40-50%. Untuk itu, perlu dilakukan pengawasan yang serius oleh medis pada masa kehamilan.

Artikel Terkait

advertisement
loading...
Komentar via FB

Berikan Komentar

Informasi di situs ini adalah untuk tujuan pengetahuan saja. Konsultasikan dengan dokter untuk masalah kesehatan.