Cara Mengatasi Diabetes Melitus (10 Langkah)

By Categories : Info Penyakit

Bagaimana cara mengatasi penyakit diabetes? ketahui langkah-langkahnya dalam cara mengobati diabetes melitus tersebut. Anjuran yang dapat dilakukan oleh para penderita diabetes yaitu: Pertama, melawan penyakit diabetes dengan cara mencegah dan melakukan perawatan sedini mungkin. Kedua, penyakit diabetes yang sudah mengalami komplikasi, lakukan pengobatan dengan cara yang baik dan teratur sebagimana yang dianjurkan dokter agar komplikasi tidak semakin parah dan memperburuk kondisi kesehatan anda.

Langkah-Langkah Dalam Mengatasi Diabetes

Cara Mengatasi Diabetes

Berikut ini merupakan beberapa langkah untuk mengatasi penyakit diabetes, diantaranya yaitu :

  1. Menurunkan Berat Badan

Dengan melakukan upaya penurunan berat badan sebanyak 5 kg dapat membantu menurunkan resiko diabetes secara signifikan, sedangkan bagi yang mengalami obesitas dapat terhindar dari resiko diabetes setelah menurunkan berat badan sekitar 5% dari berat tubuhnya walaupun tanpa melakukan olahraga.

  1. Konsumsilah Jenis Makanan Pembuka Yang Baik Dan Sehat

Menurut dari hasil studi yang dilakukan oleh Arizona State University mengugkapkan bahwa seseorang yang menderita penyakit diabetes jika mengkonsumsi 2 sendok makan cuka sebelum mengkonsumsi makanan berat akan memiliki kadar gula darah lebih rendah dibanding dengan  yang tidak mengkonsumsi. Hal ini dikarenakan, cuka memiliki kandungan asam asetat yang dapat bermanfaat untuk menonaktifkan enzim yang berperan dalam memproses pati. Hal ini dapat membantu dalam memperlambat proses pencernaan karbohidrat. Maka dari itu, sebelum mengkonsumsi makanan berat, sangat disarankan agar terlebih dahulu megkonsumsi salad dengan dressing seperti berikut :

Pertama-tama campurkan 3 sendok makan cuka dengan 2 sendok makan flakseed oil, 1 siung bawang putih, ¼ sendok teh madu, 2 sendok makan yoghurt, garam secukupnya dan sedikit lada hitam. Minum ramuan tersebut 2 sendok makan setiap sebelum makan dengan takaran 1 porsi 2 sendok makan.

  1. Lakukan Olahraga Ringan Setiap Hari

Menjalankan olahraga ringan secara rutin setiap hari merupakan cara yang sangat efektif agar dapat membantu menurunkan berat badan anda, karena menurut penelitian yang dilakukan di firlandia mengungkapkan bahwa seseorang yang selalu rutin menjalankan olahraga ringan seperti berjalan kaki  selama 30 setiap harinya dapat membantu menurunkan resiko terkena diabetes sekitar 80%. Selain itu, latihan ini juga dapat membantu tubuh kita agar dapat menggunakan hormon insulin dengan lebih baik dan efektif dengan cara meningkatkan reseptor hormon insulin di dalam sel tubuh kita.

  1. Minum Kopi

Minum kopi ternyata sangat bermanfaat dalam menurunkan resiko diabetes, karena dalam hasil penelitian yang dilakukan oleh para ilmuan dari Harvad School of Public Health selama 18 tahun pada 126,210 pria dan wanita mengungkapkan bahwa pecinta kopi sangat beresiko kecil terhadap penyakit diabetes. Seseorang yang meminum kopi lebih dari 6 cangkir setiap harinya dapat menurunkan resiko diabetes sekitar 29-55%. Sedangkan meminum kopi sebanyak 4-5 cangkir setiap harinya dapat menurunkan resiko diabetes sekitar 29%, namun bagi seseorang yang hanya meminum kopi sekitar 2-3 cangkir kopi setiap harinya hanya dapat menurunkan resiko sebagian kecilnya saja. Untuk itu, lanjutkan minum kopi yang rendah gula setiap harinya agar anda dapat terhindar dari resiko diabetes.

Hal ini dikarenakan kopi memiliki kandungan kafein yang cukup tinggi dibandingkan kandungan kafein yang terkandung dalam teh, soda dan cokelat. Selain itu, kopi memiliki kandungan potasium, magnesium dan antioksidan yang sangat tinggi yang dapat membantu penyerapan kadar gula dalam darah. Namun perlu anda ketahui, bahwa khasiat ini tidak dapat dinikmati pada jenis kopi decaf.

Sponsored links

  1. Menghindari Mengkonsumsi Makanan Siap Saji

Dari hasil studi yang dilakukan oleh para ahli di University of Minnesota dengan melakukan penelitian pada 3000 orang yang berusia 18 sampai 30 tahun, penelitian dilakukan selama 15 tahun mengungkapkan bahwa pada saat awal dilakukan penelitian para relawan memiliki berat badan yang normal. Namun setelah mengkonsumsi makanan siap saji minimal 2 kali dalam seminggu, mereka mengalami peningkatan berat badan yang signifikan, serta dapat memicu peningkatan resistensi insulin 2 kali lipat lebih banyak. Kedua faktor inilah yang dapat memicu seseorang terkena diabetes tipe 2. Maka dari itu, hindari mengkonsumsi makanan siap saji dan konsumsilah makanan yang kita masak sendiri dirumah. Lihat juga makanan untuk menyembuhkan diabetes

  1. Hindari Mengkonsumsi Daging Merah

Bagi seorang wanita yang sering menyantap daging merah minimal 5 kali dalam seminggu, mereka dapat beresiko mengalami diabetes tipe 2 sekitar 29% lebih tinggi dibandingkan dengan mereka yang menikmatinya kurang dari seminggu sekali. Hal ini diungkapkan oleh para ahli yang melakukan penelitian di Brigham and Woman`s Hospital pada 37,000 pasien wanita. seseorang yang menikmati daging olahan seperti mengkonsumsi ham atau hot dogs minimal 5 kali dalam seminggu, dapat meningkatkan resiko diabetes tipe 2 sekitar 43% lebih tinggi dibandingkan dengan yang kurang dari 1 kali dalam seminggu. Hal ini dapat dipicu oleh faktor kolesterol yang tinggi dalam daging merah dan kandungan zat aditif yang terkandung di dalam makanan siap saji.

  1. Maniskan Hidup Dengan Kayu Manis

Kayu manis merupakan rempah-rempah alami yang sangat bermanfaat dalam menurunkan kadar gula dalam darah, hal ini terbukti dari hasil studi yang dilakukan di jerman dengan meneliti lebih dari 65 orang dewasa yang positif mengidap penyakit diabetes tipe 2. Setelah itu, para peneliti memberikan kapsul yang di dalamnya terdapat kandungan bubuk kayu manis sekitar 1 gram dan diberikan sebanyak 3 kali sehari. Setelah sekitar 4 bulan, ternyata kandungan yang terdapat pada bubuk kayu manis dapat menurunkan kadar gula dalam darah sekitar 10%. Hal ini disebabkan karena kandungan yang terdapat pada kayu manis mampu mengaktifkan enzim dalam menstimulasi reseptor insulin. Selain itu, manfaat kayu manis juga dapat menurunkan kadar kolesterol dan triglyceride, lemak darah yang dapat memicu penyakit diabetes.

  1. Hindari Stres

Ternyata sering mengalami stres yang berat dapat memicu peningkatan gula darah. Hal ini dikarenakan, jika sel di dalam tubuh kita mengalami resistensi terhadap insulin, maka hal ini dapat menyebabkan terjadinya penumpukan gula di dalam darah dan dapat memicu terjadinya penyakit diabetes kronis. Namun ada kabar baik, ternyata dengan melakukan latihan relaksasi ringan dan melakukan pengendalian stres dapat membantu mencegah terjadinya peningkatan gula dalam darah. Berikut ini merupakan cara melakukan relaksasi yang sudah teruji khasiatnya, diantaranya yaitu :

  • Mulailah dengan rutin melakukan rutinitas berjalan kaki setiap pagi minimal 30 menit setiap harinya, anda juga dapat melakukan latihan yoga ataupun meditasi.
  • Lakukanlah pernapasan dalam secara perlahan sebanyak 3 kali setiap anda akan melakukan aktivitas.
  • Isi hari libur anda untuk bersenang-senang dengan keluarga, sehingga anda akan melupakan beban pekerjaan yang dapat membuat anda stres. Anda dapat pergi berlibur bersama keluarga atau anda dapat melakukan pekerjaan rumah seperti berkebun, membersihkan rumah bersama dengan keluarga atau bercanda dan bermain dengan anak-anak ditaman.
  1. Istirahat Yang Cukup

Biasakanlah melakukan tidur di malam hari dengan waktu yang cukup minimal 6 jam sampai 8 jam setiap harinya, ini dikarenakan tidur minimal 6 jam setiap harinya dapat menurunkan resiko diabetes hingga 2 kali lipat, sedangkan tidur sekitar 8 jam dapat menurunkan resiko diabetes hingga 3 kali lipat. Hal ini dikarenakan, pada saat tidur, sistem saraf kita akan tetap waspada. Namun bagi seseorang yang sering melakukan aktivitas tidur kurang dari 5 jam setiap harinya dapat menyebabkan peningkatan tekanan darah sekitar 2 kali lipat, kondisi seperti ini dapat mengganggu dalam mengontrol kadar gula dalam darah. Untuk itu, hindari kebiasaan minum kopi disore hari, jangan membawa pekerjaan kantor kerumah dan hindari menonton televisi hingga larut malam.

  1. Jangan Sering Menyendiri

Seseorang yang sering menyendiri dan jarang bersosialisasi dengan orang-orang disekitar seperti teman, saudara, keluarga atau masyarakat sekitar dapat meningkatkan resiko terkena diabetes. Terutama pada wanita yang hidup sendiri dan jarang bergaul, mereka biasanya memiliki pola hidup dan pola makan yang tidak sehat seperti sering merokok, mengkonsumsi minuman alkohol dan melakukan pola hidup tidak sehat lainnya. Selain itu, seseorang yang sering menyendiri jarang melakukan kegiatan yang dapat mengeluarkan keringat seperti berolahraga, sehingga mereka memiliki resiko yang sangat tinggi terkena diabetes.

Bagi anda yang selalu menyendiri, hilangkan kebiasaan tersebut dan banyak bergaul bersama orang-orang terdekat. Sedangkan bagi anda yang belum memiliki pasangan hidup, segera cari pasangan hidup agar pola hidup anda menjadi lebih baik dan teratur.

6 Cara Efektif Mengobati Penyakit Diabetes :

  • Ikuti ke-10 langkah cara mengatasi diabetes diatas
  • Lakukan pemeriksaan kadar gula darah secara teratur
  • Minumlah obat secara teratur menurut dosis yang dianjurkan
  • Jalankan program diet sesuai dengan yang dianjurkan
  • Lakukan aktivitas olahraga secara rutin dan teratur sesuai dengan kemampuan
  • Rajin-rajinlah berdo`a untuk memohon kesembuhan kepada tuhan yang maha kuasa

Baca juga: obat herbal diabetes

Itulah tips yang dapat menjadi acuan bagi siapapun penderita diabetes, semoga informasi ini bermanfaat bagi siapa saja yang mebutuhkannya.

Artikel Terkait

advertisement
loading...
Komentar via FB

Berikan Komentar

Informasi di situs ini adalah untuk tujuan pengetahuan saja. Konsultasikan dengan dokter untuk masalah kesehatan.