Cara Mengatasi Dehidrasi Karena Diare Dengan Oralit

By Categories : Tips Kesehatan

Inilah manfaat oralit untuk mengatasi dehidrasi yang disebabkan oleh diare. Cara mengatasi dehidrasi karena diare dengan oralit, Jangan sepelekan dehidrasi karena bisa berakibat pada kematian. Diare merupakan suatu gangguan yang ditandai dengan encernya tinja pada saat buang air besar (BAB), frekuensinya juga akan lebih sering dibandingkan dengan biasanya. Pada umumnya, penyakit diare ini dapat disebabkan oleh karena mengkonsumsi makanan atau minuman yang telah terkontaminasi sehingga menyebabkan gangguan pada pencernaan.

 Cara mengatasi dehidrasi karena diare

Masalah diare ini jangan dianggap sepele, karena akan sangat berbahaya jika tidak segera ditangani dengan baik dan benar. Seseorang yang terserang diare dapat mengakibatkan tubuh mengalami dehidrasi, dehidrasi ini dapat terjadi apabila jumlah cairan yang keluar pada saat buang air besar melebihi jumlah cairan yang masuk.

Dehidrasi sendiri terbagi menjadi 3 jenis, yaitu :

  1. Dehidrasi ringan

Dehidrasi ringan memiliki beberapa gejala seperti mulut kering, bibir kering dan pecah-pecah, sering mengalami kehausan, sering sakit kepala. Sedangkan jumlah cairan yang dikeluarkan oleh tubuh berkisar antara 3-5% dari berat badan pasien.

  1. Dehidrasi sedang

Dehidrasi sedang dapat ditandai dengan beberapa gejala seperti mulut menjadi kering, sering merasa kehauasan, terjadi penurunan pada tonus kulit (jika kulitnya kit cubit, maka kulit akan sangat lambat untuk kembali seperti semula)sedangkan jumlah cairan yang dikeluarkan berkisar antara 6-9% dari berat badan pasien itu sendiri. Penderita juga akan mengalami penurunan pada jumlah urin yang dikeluarkan dan juga warna urin akan menjadi lebih tua dari keadaan normal.

Sponsored links

  1. Dehidrasi berat

Dehidrasi berat dapat ditandai dengan beberapa gejala yang ditimbulkan seperti mata tampak terlihat cekung, kulit menjadi tampak pucat, pada bagian ujung jari menjadi terasa dingin, mengalami penurunan kesadaran. Tidak keluarnya cairan urin dan jika keluarpun jumlahnya sangat sedikit dan berwarna sangat pekat. Jumlah cairan yang keluar pun melebihi dari 10% berat badan pasien.

Mengatasi Dehidrasi Karena Diare

Upaya penanganan yang sangat penting untuk dilakukan pada penderita diare adalah dengan mengoreksi seberapa banyak cairan tubuh dan juga elektrolit yang hilang (dehidrasi) dan segera lakukan penanganan dengan penggantian cairan dan juga elektrolit secepatnya (rehidrasi). Jika pasien diare masih bisa minum, sebaiknya segera berikan cairan yang dibuat dari larutan garam dan gula atau cairan oralit sesuai dengan anjuran (sesuai usia dan juga seberapa berat gejala dehidrasi yang dialami pasien). Pada umumnya, banyak kasus kematian pada penderita diare bukan disebabkan oleh karena  infeksi bakteri atau penyebab lainnya, melainkan disebabkan oleh karena terkena dehidrasi.

Lalu, bagaimana cara penggunaan oralit yang baik dan benar? Simak penjelasannya berikut ini.

  • Siapkan ½ gelas air matang tetapi jangan menggunakan air panas, setelah itu masukan oralit dan aduk hingga benar-benar larut dan kemudian minum hingga habis. Hindari minum cairan atau larutan oralit yang telah di larutkan lebih dari 24 jam, namun buat larutan oralit yang baru.
  • Jika penderita diare mengalami muntah-muntah, maka sebaiknya hentikan pemberian oralit untuk sementara waktu dan berikan kembali setelah 3-5 menit kemudian dengan cara sedikit demi sedikit tetapi sering dan hingga habis.

Itulah sedikit ulasan yang dapat saya sampaikan dari manfaat oralit untuk menyembuhkan dehidrasi. Jika anda diare atau sering buang air besar langkah penanganan pertama agar tidak dehidrasi yaitu dengan banyak minum air putih.

Artikel Terkait

advertisement
loading...
Komentar via FB

Berikan Komentar

Informasi di situs ini adalah untuk tujuan pengetahuan saja. Konsultasikan dengan dokter untuk masalah kesehatan.