Macam-Macam Penyakit Telinga

By Categories : Info Penyakit

Ketahui jenis atau macam-macam penyakit telinga yang harus diwaspadai. Telinga merupakan salah satu anggota tubuh yang sangat penting fungsinya bagi kehidupan kita sehari-hari, karena telinga memiliki kemampuan untuk mendengar dan juga dapat berfungsi untuk menyeimbangkan tubuh saat bergerak. Untuk itu, sangatlah penting kiranya untuk kita menjaga kesehatan telinga dengan cara rutin membersihkannya.

Di dalam telinga terdapat beberapa bagian seperti canal telinga, telinga bagian tengah dan dalam. Semua bagian tersebut dapat mengirim sinyal seperti suara dan perasaan yang memiliki kaitan erat dengan keseimbangan pada organ otak kita. Namun perlu kita ketahui bahwa organ telinga kita dapat beresiko mengalami trauma dan terkena infeksi yang dapat menyebabkan terjadinya kerusakan baik skala kecil maupun skala besar.

5 Macam Penyakit Telinga

Lalu, apakah anda tahu jenis penyakit apa saja yang dapat menyerang organ telinga ?

Penyakit Telinga

Berikut ini merupakan beberapa jenis penyakit telinga, diantaranya yaitu :

  1. Kotoran telinga

Di dalam telinga kita terdapat kelenjar yang dapat memproduksi minyak, kandungan minyak ini dapat berfungsi untuk mencegah masuknya kotoran dan air kedalam telinga. Kemudian kandungan minyak dan kotoran akan menyatu dan membentuk gumpalan, lalu gumpalan kotoran tersebut akan keluar dengan sendirinya. Tetapi anda juga harus tetap rutin membersihkan lubang telinga dari kotoran, karena tak jarang kotoran di dalam telinga tidak keluar dan menumpuk serta mengeras sehingga dapat menyumbat lubang telinga. Jika terjadi hal seperti demikian, segera periksakan kedokter THT untuk mendapatkan penanganan.

Sponsored links

  1. Hilangnya daya pendengaran yang disebabkan oleh pencemaran suara

Volume suara yang sangat keras dapat menyebabkan kerusakan pada telinga bagian dalam, sehingga daya pendengaran kita akan menurun dan bahkan pendengaran kita tidak akan berfungsi sama sekali. Oleh sebab itu, hindari mendengarkan musik dengan volume suara yang keras atau berada di dalam ruangan yang bising.

  1. Penyakit tuli konduksi

Penyakit ini ditandai dengan hilangnya daya pendengaran kita yang disebabkan oleh getaran suara. Gangguan telinga ini disebabkan oleh beberapa faktor, diantaranya yaitu :

  • Terjadinya penyumbatan lubang telinga yang disebabkan oleh minyak serumen
  • Terjadi penebalan atau mengalami pecah pada membrane timpani
  • Disebabkan oleh terjadinya pengapuran pada tulang pendengaran
  • Mengalami kekakuan hubungan stapes terhadap tingkap oval
  • Adanya kerusakan pada saraf auditori (saraf pendengaran), sehingga mengakibatkan tuli saraf.
  1. Vertigo

Penyakit ini merupakan penyakit yang disebabkan oleh adanya gangguan pada telinga bagian dalam, sehingga penderita akan mengalami pusing yang seakan-akan ruangan dimana ia berada ikut berputar. Penyakit ini dapat menyerang seseorang secara mendadak, terlebih jika sang penderita sedang mengalami kelelahan atau stress.

  1. Penyakit meniere (adanya tekanan di dalam telinga)

Penyakit ini merupakan jenis penyakit telinga yang dimana penderita akan mengalami adanya tekanan di dalam telinga bagian dalam, sehingga dapat mengakibatkan beberapa gejala tergantung dari seberapa parah penyakit tersebut. Beberapa gejala yang ditimbulkan yaitu, mengalami gejala vertigo atau gejala tinnitus. Anda harus hati-hati jika kedua gejala tersebut dapat menyerang secara bersamaan, jika hal itu terjadi segera periksakan ke dokter. Jika hal ini dibiarkan, maka dapat beresiko mengalami gejala lain yang lebih parah seperti mengalami gangguan berbicara, hilang kesadaran, hilangnya daya penglihatan dan bahkan dapat mengakibatkan serangan jantung dan stroke.

Nah, itulah sedikit informasi mengenai beberapa macam penyakit telinga. Semoga informasi ini dapat bermanfaat dan menjadikan anda lebih waspada akan bahaya penyakit yang dapat menyerang secara tiba-tiba tanpa kita ketahui.

Artikel Terkait

advertisement
loading...
Komentar via FB

Berikan Komentar

Informasi di situs ini adalah untuk tujuan pengetahuan saja. Konsultasikan dengan dokter untuk masalah kesehatan.