Penyakit Gondongan

By Categories : Info Penyakit

Penyakit gondongan atau menurut istilah kedokteran disebut dengan penyakit Mump. Penyakit ini merupakan salah satu jenis penyakit yang dapat menular yang disebabkan oleh virus (Paramyxovirus) yang dapat menyerang kelenjar ludah (kelenjar parotis) disekitar telinga dan rahang, sehingga seseorang yang terinfaeks virus ini dapat menyebabkan terjadinya pembengkakan diantara leher bagian atas dan pipi bagian bawah.

Beberapa dari meraka yang terinfeksi virus ini disebabkan oleh karena mengkonsumsi obat-obatan kimia untuk menekan hormon kelenjar tiroid dan sering dialami oleh seseorang yang mengalami kekurangan zat Iodium pada tubuh nya. Penyakit ini bisanya sering menyerang usia muda, namun juga dapat menyerang orang tua.

Apa penyebab penyakit gondongan ?

Penyakit gondongan atau mumps disebabkan oleh virus yang bernama virus mumps, virus ini berjenis RNA yang masih masuk kedalam golongan family Paramixoviridae dan Genus Paramyxovirus virus ini sangat sensitif jika terkenapanas sinar matahari.
Penyakit ini dapat ditularkan melalui kontak langsung dengan penderita, batuk yang mengeluarkan percikan ludah, bahan muntah atau melalui urin. Pada saat terjadi pembesaran kelenjar, virus ini akan dapat terlihat dari tes urin pada saat pertama dan 2 minggu setelah terjadinya pembangkakan.

Penyakit gondongan ini jarang menyerang kalangan anak-anak yang dibawah umur 2 tahun, ini dikarenakan pada usia tersebut masih memiliki antibody yang sangat kuat. Bagi seseorang yang pernah mengalami terinfeksi virus ini, maka sistem kekebalan tubuhnya akan menjadi lebih kuat dan bahkan sampai seumur hidup.

PEnyakit gondongan

Sponsored links

Lalu, gejala apa saja yang ditimbulkan jika terjangkit penyakit gondongan ?

Gejala yang ditimbulkan pada saat terinfeksi virus Paramyxovirus hampir tidak ada gejala atau keluhan yang dirasakan, namun dalam jangka waktu beberapa lama akan terjadi pembentukan masa tunas. Masa tunas (masa inkubasi) akan terjadi setelah 12-24 hari pada saat terinfeksi virus, setelah terjadi perkembangan masa tunas akan muncul gejala seperti berikut ini.
• Demam (suhu badan mencapai 38.5-40 °C)
• Sakit kepala
• Terasa nyeri pada otot
• Nafsu makan berkurang
• Terasa nyeri pada rahang pada saat mengunyah makanan
• Kaku pada rahang, sehingga sering kesulitan untuk membukamulut
• Disertai rasa nyeri pada telinga

Setelah terjadi beberapa tanda diatas, maka biasanya akan terjadi pembangkakan disekitar bawah telinga (Parotis). Gejala pembangkakannini biasanya akan berlangsung selama 3-5 hari, setelah itu akan mengempis secara bertahap dan disertai demam menurun.
Apakah anda cara untuk melakukan pencegahan penyakit gondongan ?

Pencegahan yang dapat dilakukan yaitu dengan memberikan vaksin MMR (mumps, morbili, rubella), selain itu dapat dilakukan imunisasi sejak masa kanak-kanak. Pe,mberian vaksin MMR juga dapat diberikan pada orang remaja dan dewasa yang belum pernah terinfeksi virus paramyxovirus. Penggunaan imunisasi atau vaksinasi MMR ini tidak menyebabkan panas atau demam seperti imunisasi lain, vaksin ini juga telah digunakan di amerika serikat sejak tahun 1967 sampai sekarang.

Nah, itulah informasi mengenai penyakit gondongan. Semoga informasi ini dapat menjadikan anda lebih waspada dan selalu memperhatikan kesehatan anda dan keluarga dirumah.

Artikel Terkait

advertisement
loading...
Komentar via FB

Berikan Komentar

Informasi di situs ini adalah untuk tujuan pengetahuan saja. Konsultasikan dengan dokter untuk masalah kesehatan.