Faktor Penyakit Akibat Kerja

By Categories : Info Penyakit

Faktor Penyakit Akibat Kerja – Ketahui cara pencegahannya! Kerja merupakan aktifitas atau rutin nitas yang dilakukan setiap hari, sayang kita sering tidak menyadari bahwa ada sebuah resiko atau akibat yang ditimbulkan dari pekerjaan tersebut. Timbulnya penyakit akibat kerja bisa didukung oleh salah satu faktor seperti Faktor lingkungaan kerja, yang timbul akibat dari kesalahan manusianya itu sendiri.

3 Faktor Penyebab Penyakit Akibat Kerja

Ada beberapa faktor yang menyebabkan terjangkitnya penyakit akibat kerja, diantaranya sebagai berikut:

  1. Faktor biologis

Faktor ini berasal dari lingkungan kerja yang berhubungan dengan pelayanan kesehatan.

Penyakit ini ditimbulkan atau berasal dari pasien karena adanya kuman-kuman seperti kuman pyogenic, bacilli, coli dan staphtlococci serta benda-benda yang terkontaminasi oleh virus atau bakteri.

Faktor Penyakit Akibat KerjaInfeksi nosokomia beresiko tinggi menyerang seseorang yang bekerja pada bidang pelayanan kesehatan. Sebagai contoh 2-3 kali dokter atau petugas rumah sakit sangat rentan terinfeksi virus ini, dibanding dokter swasta ataupun doter praktek.

Sponsored links

Adapun pencegahan yang bisa dilakukan agar terhindar dari faktor ini seperti bagi semua anggota kerja harus mendapatkan pelatihan dasar mengenai dasar kebersihan, sterilisasi dan desinfektan terhadap tempat, peralatan serta sisa bahan infeksius dll.

  1. Fakor kimia

Seseorang yang bekerja di tempat atau lingkungan kerja yang sering berkontak langsung dengan bahan-bahan kimia dapat mengakibatkan gangguan kesehatan tubuh mereka. Gangguan kesehatan yang sering menimpa para pekerja itu biasanya dermatosis yang diakibatkan oleh karena terjadinya iritasi (amoniak, dioksan). Seperti halnya bahan kimia toksik yang jika terhirup, tertelan, atau terserap oleh kulit dapat mengakibatkan gangguan penyakit akut atau kronik dan bahkan jika bahan kimia tersebut dibiarkan saja mengendap di dalam tubuh dapat mengakibatkan kematian bagi pekerja tersebut.

Cara pencegahannya :

  • Pertama-tama ketahui semua jenis bahan limia yang terdapat di lingkungan pekerjaan, mana yang berbahaya dan mana yang tidak.
  • Gunakan alat atau pakaian pelindung seperti karet hisap (rubber buld), sarung tangan, pelindung mata, celemek, jas laboratorium atau alat vakum mencegah agar bahan kimia tersebut tidak tertelan, terhirup atau terhisap oleh tubuh kita.
  • Jangan sesekali menggunakan lensa kontak, karena penggunaan lensa kontak dapat menyebabkan melekat antara lensa dan mata kita.
  • Membersihkan diri setelah selesai bekerja.
  1. Faktor fisik

Faktor fisik dapat mempengaruhi kesehatan para kerja yang meliputi :

  • Suara yang keras yang berasal dari getaran mesin dapat menyebabkan para pekerja mengalami ketulian dan stress
  • Kurangnya pencahayaan pada beberapa ruangan seperti kamar pemeriksaan, laboratorium, kamar perawatan atau kantor administrasi dapat beresiko menyebabkan terjadinya kecelakaan kerja dan gangguan penglihatan.
  • Gangguan pernafasan yang diakibatkan ruangan yang lembab atau berdiam diruangan ber ac dalam jangka waktu yang cukup lama.
  • Terkena dampak radiasi yang di hasilkan dari alat-alat berteknologi tinggi.

Pencegahan Penyakit Akibat Kerja

  • Lakukan pengendalian cahaya diruangan yang kurang terang
  • Lakukan pengaturan ventilasi udara dan selalu siap sedia air minum yang cukup
  • Meminimalisir getaran dengan menggunakan bantalan anti vibrasi (anti getaran)
  • Atur jadwal kerja yang sesuai
  • Menggunakan pelindung mata dari bahaya cahay laser
  • Gunakan filter untuk mikroskop

Nah, itulah beberapa jenis pekerjaan yang dapat memicu penyakit akibat kerja. Semoga informasi diatas dapat bermanfaat dan semoga anda lebih berhati-hati setiap melakukan pekerjaan anda yang dapat menimbulkan resiko baik fisik atau kesehatan anda semua.

Artikel Terkait

advertisement
loading...
Komentar via FB

Berikan Komentar

Informasi di situs ini adalah untuk tujuan pengetahuan saja. Konsultasikan dengan dokter untuk masalah kesehatan.