Manfaat Madu Untuk Mempercepat Penyembuhan Luka

By Categories : Tips Kesehatan

Manfaat Madu Untuk Luka – Cara mempercepat penyembuhan luka dengan madu mudah untuk dilakukan. Bagaimana hal ini bisa terjadi? Yuk kita simak penjelasannya!

Bagi para kaum muslimin, tentunya kita tidak akan pernah ragu lagi dengan firman Alloh SWT yang menjelaskan tentang khasiat dari madu bagi kesehatan tubuh. Selain itu, madu juga telah banyak dibuktikan oleh nenek moyang kita yang digunakan sebagai obat herbal yang sangat mujarab, baik untuk mengobati penyakit ringan ataupun penyakit berat sekalipun termasuk sebagai obat luka.

Manfaat Madu Untuk Luka

Fakta ilmiah ini juga telah dibuktikan oleh para ilmuan yang telah melakukan penelitian pada madu untuk mengobati berbagai jenis penyakit seperti penyakit katarak, penyakit dalam, penyakit kulit dan berbagai jenis penyakit lainnya. Begitu juga untuk mengobati luka, madu ini sangat efektif untuk mengobati luka pada kulit salah satunya pada jenis luka bakar. Menurut dari hasil penelitian yang di lakukan di University of Waikoto, Selandia Baru mengungkapkan bahwa madu mengandung zat antibiotik alami yang sangat ampuh untuk menangkal serangan kuman dan bakteri yang dapat menyebabkan terjadinya infeksi pada luka.

Sponsored links

Untuk mengetahui informasi lebih jelasnya mengenai kandungan nutrisi pada madu, simak informasinya dibawah berikut ini :

Di dalam madu terkandung :

  • Gula yang terdiri dari fruktosa sebanyak 41%, sukrosa 1,9% dan glukosa 35%.
  • Air : Di dalam madu tersimpan kadar air kurang dari 18%. Kadar air di dalam madu dapat tersimpan dalam waktu yang cukup lama, namun anda tidak perlu khawatir akan terjadi proses fermentasi.
  • Kalori : Di dalam setiap 1 kg madu terkandung 3.280 kalori yang setara dengan 50 butir telur ayam, 1.68 kg daging, 5,7 liter susu, 40 buah jeruk, 25 buah pisang dan 4 kg kentang.
  • Enzim : Di dalam madu terkandung banyak sekali jenis enzim seperti katalase, protease, invertase, diastase dan peroksidase. Salah satunya enzim katalase mampu mengubah hydrogen peroksidase sebagai antibakteri.
  • Hormon : Salah satu jenis hormon yang terkandung di dalam madu yaitu hormon gonadotropin. Hormon ini dapat berfungsi untuk menstimulasi kelenjar seksual.
  • Asam amino : Madu juga mengandung asam amino yang terdiri dari proline, phenilalanin, gluetamin dan asam aspartat.
  • Vitamin dan mineral : Madu mengandung banyak vitamin dan mineral seperti vitamin A, B, C, D, E dan juga vitamin K. Sedangkan kandungan mineral yang terdapat di dalam madu terdiri dari kalsium, kalium, magnesium, mangan, natrium, tembaga, fosfor dan masih banyak lagi yang lainnya.

 Apa saja manfaat madu dalam mengobati luka?

Berikut informasinya !

  1. Madu dapat mencegah terjadinya peradangan yang ditandai dengan berkurangnya rasa sakit dan pembengkakan pada luka serta luka akan menjadi cepat kering. Hal ini dikarenakan, madu mengandung osmolaritas yang cukup tinggi, sehingga mampu menyerap cairan pada luka dan juga dapat memperbaiki sirkulasi serta pertukaran udara pada area luka.
  2. Madu dapat membersihkan luka dengan mengangkat jaringan kulit mati di sekitar luka yang diolesi madu.
  3. Madu dapat memberikan efek antibakteri dan juga antioksidan, sehingga dapat membantu menghambat efek dari radikal bebas dan mengurangi terjadinya kerusakan jaringan. Selain itu, madu juga memiliki kandungan zat lain seperti hydrogen peroksida yang efektif dalam membunuh kuman dan bakteri.
  4. Mempercepat proses penyembuhan dengan merangsang sel darah putih.
  5. Madu memiliki sifat asam yang sangat rendah, sehingga mampu menghambat pertumbuhan bakteri yang berkembang di sekitar luka.

Dengan mengetahui manfaat madu ini, maka segera oleskan madu jika anda terluka baik dikarenakan terjatuh, teriris pisau atau penyebab luka lainnya. Itulah penjelasan singkat mengenai manfaat madu untuk luka yang dapat kami sampaikan, semoga informasi diatas dapat bermanfaat bagi anda semua.

Artikel Terkait

advertisement
loading...
Komentar via FB

Berikan Komentar

Informasi di situs ini adalah untuk tujuan pengetahuan saja. Konsultasikan dengan dokter untuk masalah kesehatan.