Faktor Kelancaran Laktasi (Proses Ibu Menyusui)

By Categories : Tips Kesehatan

Faktor apa saja yang dapat mempengaruhi kelancaran ibu menyusui (laktasi). Proses menyusui atau dalam istilah kedokteran dikenal dengan sebutan proses laktasi dalah sebuah proses yang mencakup produksi, pengeluaran ASI hingga sampai proses bayi menghisap serta menelan ASI (air susu ibu). Perlu anda ketahui sebenarnya ukuran payudara pada setipa wanita di pengaruhi oleh faktor jaringan lemak dimana jaringan lemak tersebut tidak memiliki fungsi sama sekali dalam proses laktasi.

Ibu Menyusui

Tidak sedikit dari wanita merasa bahwa memiliki ukuran buah dada bisa mempengaruhi terhadap keberhasilan ketika mereka dalam program menyusui sang buah hati. sehingga muncul pertanyaan benarkan payudara yang kecil tidak dapat menyusui? Sebenarnya hal tersebut tidak perlu dicemakan, karena ukuran pada buah dada seseorang tidak ada hubungan dengan proses menyusui.

Maka kesimpulannya, ukuran pada payudara wanita tidak berpengaruh dalam proses kelancaran pemberian ASI. Meski demikian, ada beberapa faktor yang memegang fungsi penting dalam proses laktasi (menyusui) tersebut. Nah, apa sajakah itu? Simak langsung yukkkk faktor yang memiliki peranan dalam proses kelancaran ASI, diantarnya sebagai berikut :

Sponsored links

Faktor kelancaran laktasi

  • Anatomi Payudara

Pada bagian payudara terdapat fungsi duktus laktiferus ini memiliki peranan atau fungsi penting dalam mengalirkan air susu ibu, terletak di ujung duktus terdapat tempat untuk memproduksi air susu ibu yang disebut alveoli. Letak alveoli dan duktus ini di kelilingi oleh beberapa jaringan yaitu jaringan lemak dan jaringan penyangga.

  • Hormon

Faktor yang sangat berperan penting dalam mempengaruhi proses menyusui yaitu pengaruh dari beberapa hormon. Hormone apa sajakah yang dimaksud, berikut adalah beberapa hormon yang memiliki peran dalam proses menyusui (laktasi) :

  • Hormone estrogen berkerja untuk menstimulasi sistem pada saluran ASI untuk membersar.
  • Hormone progesterone bekerja dalam mempengaruhi pertumbuhan alveolus.
  • Hormone folicle stimulating
  • Hormon luteinizing
  • Hormone prolaktin berkerja dalam menstimulasi alveoli dalam memproduksi air susu ibu (ASI), menjelang masa akhir kehamilam jenis hormon ini memiliki peranan dalam membuat kolostrum yang sangat tinggi akan kandungan nutrisi gizi untu sang bayi di awal kehidupannya.
  • Hormone Oksitosin yaitu hormone yang berfungsi untuk mengencangkan otot halus di area alveolus untuk memeras air susu ibu yang nantinya disalurkan ke duktus lactiferous. Hormone ini juglah yang bekerja dalam proses penurunan susu (Milk ejection reflek / let down reflek). Reflek proses turunnya susu tersebut sangat penting dalam menjaga kestabilan produksi air susu ibu (ASI).

Dari faktor faktor diatas, masih ada beberapa faktor lain yang mesti anda ketahui mengenai faktor yang mempengaruhi rendahnya produksi air susu ibu. Berikut ini adalah faktor yang mempengaruhi akan rendahnya produksi tersebut,

  • Kurangnya frekuensi dalam proses menysui
  • Kelainan yang terjadi pada hormone endokrin
  • Kurangnya konsumsi nutrisi pada gizi ibu menyusui

Konsumsi makan yang memiliki kandungan nutrisi lengkap dan tinggi, dan sehat juga mempengaruhi proses laktasi pada seorang ibu. Semoga informasi di atas dapat bermanfaat bagi pembaca semunya.

Artikel Terkait

advertisement
loading...
Komentar via FB

Berikan Komentar

Informasi di situs ini adalah untuk tujuan pengetahuan saja. Konsultasikan dengan dokter untuk masalah kesehatan.