Apakah Daging Kambing Menyebabkan Darah Tinggi ?

By Categories : Info Penyakit

Apakan benar, jika mengkonsumsi daging kambing dapat mengakibatkan tekanan darah tinggi (Hipertensi)? Dan apakah benar, jika daging kambing ini harus dihindari bagi meeka yang memiliki masalah dengan hipertensi? Biar anda tidak penasaran dan ingin tahu lebih jauh, simak langsung penjelasannya berikut ini.

Pastinya anda semua sering mendengar pernyataan “jangan makan daging kambing, nanti tekanan darah bisa naik”. Tidak sedikit orang-orang yang memiliki masalah dengan tekanan darah tinggi menghindari konsumsi daging kambing, karena capat mengakibatkan tekanan darah naik dan bahkan bisa menyebabkan hipertensi.

Maka tak heran jika daging kambing ini menjadi makanan paling menakutkan bagi beberapa kalangan orang, bahkan walaupun hanya mencium aromanya saja mereka sudah lari dan menjauhinya. Namun tahukan anda, fakta sebenarnya mengenai daging kambing tersebut?

Daging Kambing Menyebabkan Darah Tinggi

Menurut dari hasil penelitian yang dilakukan beberapa para ahli dari Alabama Cooperative Extension System (ACES), daging kambing merupakan salah satu jenis daging yang memiliki kandungan nilai gizi yang paling tinggi jika dibandingkan dengan jenis daging lainnya seperti daging domba, daging sapi, daging babi dan juga daging ayam. Sedangkan kandungan nutrisinya bergantu pada proses atau cara memasanya, jenis minyak goreng yang digunakan, dan juga cara penyajian pada daging kambing tersebut. Jika perlu, anda dapat membuang bagian daging kambing yang memiliki lemak tinggi sebelum anda memasaknya.

Daging Kambing dan Hipertensi

Berikut ini merupakan daftar komposisi dan nilai gizi yang terdapat didalam daging kambing dan jenis daging hewan lainnya seperti daging sapi, babi, domba dan ayam, yaitu :

Sponsored links

Jenis

Daging

Jumlah

Daging

Jumlah Lemak Jumlah Kalori
Daging Kambing 3 ons (85 gram) 2,6 gram 122 kalori
Daging Domba 3 ons (85 gram) 8,1 gram 175 kalori
Daging Sapi 3 ons (85 gram) 7,9 gram 179 kalori
Daging Babi 3 ons (85 gram) 8,2 gram 180 kalori
Daging Ayam 3 ons (85 gram) 6,3 gram 162 kalori

Didalam daging kambing terdapat kandungan lemak jenuh yang lebih sedikit dibandingkan dengan jenis daging lainnya, sedangkan kandungan lemak tak jenuh yang terdapat didalam daging kambing cukup tinggi. Menurut dari hasil studi yang dilakukan oleh Harvard University mengungkapkan bahwa kandungan lemak jenuh dapat memicu resiko terkena jenis penyakit kardiovaskular. Sedangkan kandungan lemak tak jenuh dapat membantu menstabilkan kadar kolesterol dalam darah, mencegar resiko inflamasi dan juga menormalkan detak jantung.

Dengan mengkonsumsi dagng kambing tidak akan dapat menyebabkan tekanan darah tinggi secara tiba-tiba. Terdapat beberapa faktor yang dapat memicu terjadinya peningkatan tekanan darah pada saat setelah mengkonsumsi daging kambing yaitu seperti meningkatnya kadar kolesterol dalam darah dan juga gejala penyakit lainnya. Jenis daging apapun yang dikonsumsi, jika memiliki kandungan lemak tinggi dan juga dikonsumsi dalam jumlah yang berlebihan dapat menyebabkan tekanan darah meningkat.

Jadi kesimpulannya, jika anda hendak akan mengkonsumsi daging kambing, sebaiknya pilihlah jenis atau bagian daging kambing yang rendah lemak, cara memasaknya yang tepat dan juga tidak mengkonsumsi secara berlebihan agar tekanan darah anda tetap stabil.

Demikianlah informasi yang dapat saya sampaikan mengenain daging kambing dan darah tinggi semoga informasi diatas dapat bermanfaat dan menambah pengetahuan anda semua.

Artikel Terkait

advertisement
loading...
Komentar via FB

Berikan Komentar

Informasi di situs ini adalah untuk tujuan pengetahuan saja. Konsultasikan dengan dokter untuk masalah kesehatan.